Rabu, 16 November 2011

Prinsip dasar bermain Futsal

0





Attack (Penyerangan) :
Kontrol bola adalah kunci sukses dalam suatu penyerangan. Umpan-umpan bola antar pemain dalam tim merupakan element yang sangat penting dalam penyerangan. Pergerakan tanpa bola juga merupakan element penting lainnya. Cobalah untuk memberikan umpan bola ke teman se-tim kita lebih dari satu cara /model sehingga umpan-umpan bola bisa lebih bervariasi, ada banyak cara model penyerangan dalam Futsal dan anda bisa mencobanya. Janganlah bermain terlalu kaku, gunakan imajinasi, spontanitas, skill dan kreativitas. Pola system penyerangan yang umum dipakai yakni 2-2 (kotak), 3-1 atau 4-0. ( 5 orang pemain).
Defence (Pertahanan) :
Objektivitas sebuah pertahanan dalam Futsal adalah mencegah lawan dalam upaya menjebol gawang kita, disamping itu juga berusaha untuk merebut bola dari lawan. Dua hal tersebut saling berhubungan dan sangat erat sekali kaitannya. Sebagian besar pemain Futsal banyak melakukan tendangan ke arah gawang di daerah “D” Zone, maka dari itu daerah “D Zone” harus dijaga dengan ketat. Area ditengah harus penjadi perhatian penuh disbanding area dari samping, karena probabilitas proses gol banyak tercipta dari area tengah. Ada 2 pola system pertahanan, yakni 2-2 (bentuk kotak) dan 1-2-1. Penjaga gawang menjadi baris terakhir dalam menjaga pertahanan dan harus lebih agresif dalam menghalau bola dari serangan-serangan lawan.

Tips warming up sebelum bermain Futsal.

0





     Layaknya mau berolah raga, sebelum permainan dimulai kita harus membiasakan warming up (pemanasan). Hal ini bertujuan agar tubuh kita lebih lentur, tidak kaku dan tidak kaget sewaktu melakukan gerakan-gerakan tubuh dan tentunya menghindari cedera yang lebih serius.
     Dalam bermain Futsal, disarankan menggunakan sepatu khusus Futsal, dan biasanya lapangan beralaskan rumput sintentis, sejenis karpet bahkan ada juga lapangan tembok biasa. Tidak dianjurkan menggunakan sepatu sepak bola, terutama karena selain kurang nyaman, tentunya juga duri-duri pada tapak sepatu akan merusak lapangan, biasanya pihak pengelola akan melarang pemakaian sepatu sepak bola.
     Ukuran bola Futsal lebih kecil dibandingkan dengan bola sepak bola, namun terasa agak lebih berat dibanding bola biasa, bisa anda rasakan pada saat menendang bola, tidak jarang sehabis bermain Futsal, pada bagian tubuh terdapat lebam-lebam akibat bekas bola yang kena ditubuh kita.
     Pemanasan pertama lakukan lari-lari kecil, minimal 3 kali puteran lapangan Futsal, setelah itu lakukan sedikit senam mulai dari bagian kepala, leher, pinggang, lutut dan kaki, hal yang harus lebih mendapat perhatian yakni pada bagian pinggang ke bawah terutama lutut dan pergelangan kaki, sebab dalam bermain Futsal dua bagian tubuh ini sering mendapat beban yang lebih, banyaknya gerakan lari, mengolah bola, dan menedang bola. Tidak jarang para pemain Futsal banyak yang mengalami cedera terkilir dipergelangan kaki atau luka pada lutut sewaktu sliding.
     Untuk bagian lutut dan kaki biasanya dilakukan pemanasan sebagai berikut :
Bagian Lutut.
Posisi bungkuk, kedua tangan diletakan dibagian depan masing-masing kedua lutut, selanjutnya gerakan badan anda turun naik, dengan posisi tangan masih menempel dilutut, lakukan gerakan tersebut dengan bagian pantat anda  sampai mengenai tumit kaki bagian belakang, terus lakukan secukupnya, anda bisa merasakan sampai kondisi lutut terasa “hangat”, saya biasanya melakukan variasi dengan melakukan gerakan melingkar/memutar, arah kekiri atau sebaliknya.
Untuk pelemasan, bisa dilakukan dengan cara posisi badan tegak berdiri, lutut kaki kanan anda angkat sejajar pinggang anda mengarah kedepan, pegang lutu anda dengan kedua tangan anda, kemudian tarik perlahan-lahan sampai bagian atas paha anda mengenai dada, lakukan beberapa kali. Lakukan dengan cara yang sama untuk kaki kiri. Variasi bisa dilakukan juga dengan posisi sama tegak berdiri, namun kali ini posisi kaki ditarik ke belakang dengan cara memegang kaki anda kebelakang, kemudian dengan perlahan, tari kearah belakang atas, lakukan juga untuk kaki yang satunya.
Bagian Pergelangan Kaki.
Pertama-tama lakukan pemanasan dengan posisi badan tegak berdiri, tekuk kaki kiri anda sehingga ujung jari manghadap kebawah tepat diujung lantai. Lakukan gerakan kaki kedepan dan ke belakang dengan tumpuan ujung jari-jari kaki, lakukan juga dengan gerakan memutar, tujuannya supaya otot-otot pergelangan kaki tidak kaku dan lebih lentur. Berlaku hal yang sama untuk kaki kanan.
Hal lain yang bisa anda lakukan dengan cara jinjit berulang, yakni posisi anda tegak biasa, kemudian lakukan jinjit berulangkali.
Bagian Paha.
Lakukan dengan posisi “kuda-kuda” yakni dengan posisi tegak, majukan kaki kanan anda setengah langkah kedepan, letakan kedua tangan diatas ujung bagian atas lutut anda, secara bersamaan gerakan badan kebawah (arah kedepan) perlahan-lahan diimbangi dengan gerakan menekan lutut anda sampai terasa ketegangannya pada otot bagian bawah paha anda. Lakukan hal yang sama untuk kaki kirinya.
Selanjutnya masih bagian paha, untuk variasi gerakan yang lain. Dari posisi tegak rentangkan salah kaki kiri anda geser kearah kiri dan kaki kanan tetap pada posisi semula, letakan tangan anda dibagian atas lutu anda, kemudian rebahkan dan sedikit, turunkan badan anda ke kanan lakukan secara perlahan sampai terasa ketegangan pada otot paha anda, lakukan hal yang sama untuk kaki yang lainnya.
Masih sekitar bagian paha, gerakan lain yang anda bisa lakukan adalah dengan cara posisi badan anda tegak berdiri, pegang bagian ujung kaki kanan anda, tarik kebelakang, terus tarik kearah depan, istlahnya posisi “menelikung”, lakukan juga hal yang sama untuk kaki yang lainnya.
     Buat saya warming up hukumnya wajib, sebab kalau tidak kemungkinan cedera semakin besar, disamping itu juga stamina jadi cepat loyo, memang terkadang orang beranggapan kalau pemanasan hanya buang-buang energi, istilahnya sebelum bermain tenaga sudah habis duluan, tetapi buat saya hukum itu tidak berlaku, justru kalau semakin bagus pemanasan maka stamina semakin stabil.

Bikin simulasi, strategi bermain Futsal / Sepak Bola.

0




     Hobi sepak bola memang sudah ada semenjak saya dibangku SD (Sekolah Dasar) di era tahun 80-an. Terkadang walaupun saya masih sekolah dasar waktu itu, tidak jarang ikut latihan sepak bola dengan orang2x dewasa, pemuda 2x dilingkungan tempat tinggal saya. Kebetulan didekat rumah ada lahan bekas galian proyek Bendungan Jatigede yang lumayan luas, walau ada bagian2x lapangan yang becek dan kubangan. Dengan beralaskan kaki, lapangan becek terlebih dikala hujan, ditengah hujan petir bersahutan, kami bersama teman2x tetap bermain bola, tidak jarang ditengah hujan beberapa pohon nira atau kawung (Sunda) yang tumbuh sekeliling lapangan tersambar petir hingga mengeluarkan asap, dengan reflek semua yang lagi maen bola tiarap karena takut petir, namun beberapa lama kemudian maen lagi. Hampir tiap sore kami selalu maen bola.
     Hobi maen bola terus berlanjut sampai masa kuliah. Bahkan sampai saat inipun saya masih sering maen sepak bola, namun akhir2x ini lebih banyak maen dilapangan indoor alias Futsal mengingat kondisi phisik sudah tidak memungkinkan lagi maen dilapangan besar, disamping itu juga sekarang ini sedang menjamurnya maen bola Futsal. Beberapa kali kantor tempat kerja saya ikut dalam turnamen2x yang diselenggarakan perusahaan rekanan, diantaranya Turnamen Futsal PT. Asuransi Tugu Kresna Mandiri (TKP), Turnamen Futsal PT. Malindo (Juara 1), dan terakhir Turnamen Futsal yang diselenggarakan PT. Asuransi AXA (Juara 1).
     Selama turnamen2x yang diikuti, saya coba2x iseng cari di internet tentang strategi2x bermain bola, dan akhirnya saya menemukan tools yang lumayan bagus untuk membuat simulasi dan strategi bermain bola. Program ForCoach Tactic v355 namanya. Program ini bisa dirancang untuk permainan lapangan besar maupun lapangan Futsal. Selain itu kita juga bisa mengatur jumlah pemain, official dan wasit, masing2x pemain bisa diberi title atau nama pemain.
     Cara kerja dari program ini adalah membuat susunan pemain dan lawannya, kemudian dibuat suatu tactik bermain sepak bola layaknya pertandingan yang sesungguhnya. Taktik dan strategi bisa dijabarkan dalam suatu serangan, cara memberikan bola, mengumpan bola ke daerah lawan, bahkan bisa disimulasikan pelanggaran2x dari wasit. Tajktik dan strategi yang sudah dibuat bisa di generate kedalam suatu file format video (.avi), bahkan bisa juga digenerate ke file Powerpoint atau MS Word. Saya lebih suka generate ke format video, walaupun proses memakan waktu lumayan lama tergantung kapasitas memori computer dan ukuran filenya lumayan besar juga.